DOA
Oleh: Andini Fauzia Abadia
Kegiatan sehari-hari Bu Salsa
adalah membersamai anak-anak dalam belajar, baik itu pembelajaran formal (umum)
ataupun non formal (mengaji), tepatnya pada Jum`at, 31 Maret 2023 M atau juga 9
Ramadhan 1444 H yang mana meskipun bulan Ramadhan kegiatan belajar mengajar
masih tetap dilaksanakan dengan efektif, kebetulan hari ini Bu salsa dan
anak-anak belajar tentang materi Fiqih pada bab sholat Tahajjud, kelas yang di
damping Bu Salsa dengan intens sebutlah kelas 4 A, “bertemu dan membersamai
mereka adalah kesempatan yang tak akan mungkin dapat Bu salsa lupa”, tutur
Bu Salsa
Lanjut, singkat cerita Bu Salsa
menjelaskan materi “Nah, mangkanya anak-anak kita harus membiasakan diri
untuk melakukan setiap hal-hal yang baik misalnya yang sedang kita pelajari
hari ini yaitu perihal sholat Tahajjud, ibaratkan wifi saja ya anak-anak kalau
malam malam semakin lancar apa semakin macet??” anak- anak pun kemudian
menjawab “semakin lancar Buu”, Bu Salsa menyahut kembali “kira-kira
ada yang bisa menjawab tidak kenapa semakin malam justru jaringan wifi semakin
lancar? Hayoo siapa yang bisa jawab” beberapa anak pun langsung menjawab
dengan jawaban yang sama, yang intinya “karena jarang yang memakai bu, kan orang-orang
pada tidur”. Bu Salsa memberikan respon balik “Wah, MasyaAllah jawaban
yang benar sekali, nahh mangkanya anak-anak sama dengan sholat Tahajjud”, “loh
kok bisa bu” sahut anak anak, sekarang Bu Salsa tanya “Sholat Tahajjud
dikerjakannya kapan?” beberapa anak menjawab“dimalam hari bu”, “nah,
sama seperti wifi tadi anak anak, sholat tahajud itu kan berat hanya anak-anak
pilihan dan hebat yang bisa melakukannya, ibarat wifi sedikit yang menggunakan
akan semakin lancar dan cepat, sholat Tahajjud juga iya sama, sedikit yang
melakukan justru akan semakin cepat tersampaikan,”, Bu Salsa mencoba
berinteraksi dengan anak-anak kembali ”sampai kepada siapa anak anak?” anak-anak
menjawab “Allah”, “Betullll, hanya Allah yang bisa mengabulkan do akita mangkanya
kalau kita butuh apa-apa minta aja sama Allah pasti dikabulkan, Faham
anak-anak?”, anak-anak menjawab dengan penuh semangat” fahamm buuu”.
Setelah pembahasan selesai
Bu Salsa menanyakan “apakah ada pertanyaan anak-anak?”, ada salah satu
siswa yang menjawab “ada bu”, dengan mengangkat tangannya. “Ayo
silahkan Raka apa yang mau Raka tanyakan”, kemudian Raka menyahut dan
menyampaikan pertanyaannya “Bu tadi kan ibu bilang, setiap apa yang kita
minta lewat doa pasti Allah kabulkan apalagi kalau kita memintanya dalam sholat
Tahajjud, laa aku pernah meminta mobil Pajero kok ga dikabulkan Bu sama Allah,
hayoooo”, Bu Salsa dengan tersenyum dan mengatakan “pertanyaan yang
hebat, teman-teman yang lain ada yang bisa bantu jawab, kenapaa kira-kira?”
“boten bu”, Bu Salsa pun kemudian bertanya “anak-anak ada yang membawa
Al-Qur`an?” rata-rata anak anak menjawab “saya bawa bu, saya bawa”,
“Baiklah anak-anak silahkan dibuka surah Al-Baqarah ayat 186 yang berbunyi:”
وَإِذَا سَأَلَكَ
عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟
لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku
bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka
hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman
kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
anak-anak pun serentak membaca
bersama, yang tidak membawa Al-Qur`an bergabung dengan yang membawa,
selanjutnya Bu Salsa menerangkan “anak-anak dari Al-Qur`an yang sudah kita
baca bersama dengan terjemahnya tadi bis akita simpulkan Allah itu dekat sekali
dengan kita, hanya kita aja yang sering tidak mau mendekat, Allah juga
mengatakan, siapa yang meminta kepadanya pasti diberi dan pasti dikabulkan”, Siska
pun kemudian menyahut “Bu, saya loh pernah minta dan doa sama Allah tapii
nggak dikabulkan i sama Allah sampai sekarang, mangkanya saya males berdoa”, Bu
Salsa memberikan feed back kepasa Siska “Memangnya Siska minta apa
sama Allah?” Siska menjawab “Siska pernah minta pengen es cream, terus
juga pernah doa pengen mobil mewah sama rumah yang ada kolam renangnya, biar
bisa renang setiap hari”, Bu Salsa tersenyum lebar tidak menyangka anak-nya
memiliki pemikiran yang tinggi, setelah itu Bu Salsa menjelaskan kembali maksud
dari Allah itu maha mengabulkan permintaan hamba-Nya
“Baiklah, apakah Bu Salsa boleh bercerita kembali” anak-anak kompak menjawab “boleh bu”, “Jadi anak-anak, anak-anak harus faham kalau cara Allah mengabulkan doa itu tidak hanya satu, misalnya minta langsung dikabulkan, memangnya kita tau mana yang terbaik buat kita? Memangnya kita tau hidup kita kedepannya akan seperti apa?, tentu tidak bukan?, Allah itu jauh lebih mengenal kita daripada diri kita sendiri dan Allah pula yang lebih tau mana yang terbaik untuk kita, coba perhatikan Bu Salsa akan coba menjelaskan cara Allah dalam mengabulkan doa/ mengabulkan permintaan kita, diantaranya:
1. Kalau yang kita minta baik, doa kita baik dalam artian baik untuk dunia dan akhirat kita pasti langsung Allah kabulkan
2. Kalau itu tidak baik buat kita pastis ama Allah diganti dengan yang lebih baik dari yang kita pinta
3. Di selamatkan dari musibah. Misalnya, kita harusnya hari ini mendapatkan musibah, kecelakaan contohnya, karena kita sudah berdoa, dan berdoa bagian ibadah kepada-Nya, akhirnya Allah beri kita keselamatan tidak jadi kecelakaan.
4. Do a kita disimpan oleh Allah dan diberikan kelak di akhirat.
“Jadi anak anak, intinya tidak ada
yang sia-sia dalam berdoa, kalau tidak dikabulkan sekarang, bisa jadi nanti,
esok ataupun kelak diakhirat, karena janji Allah itu pasti dan tidak mungkin
diingkari”, anak
anak mendengarkan dengan seksama, “Bu Salsa ada cerita satu lagi, misalkan ada
anak usia 7 tahun, melihat orang lewat menggunakan motor ninja, dia mengatakan pada ibunya sambal menangis-nangis
bahkan sampai gulung-gulung dan melempar barang-barang yang ada
disekelilingnya, kebetulan ibunya juga orang terkaya se-kota Malang misalnya,
kira-kira meskipun orang tuanya kaya raya mampu beli motor ninja bahkan 50,
dituruti nggak anak kecil yang usia 7 tahun tadi minta motor?, anak-anak
sontak menjawab “tidak bu”, “naahhhhh, sama seperti itu juga doa, terkadang
bukan Allah tidak mau memberi tapi karena kita belum membutuhkannya, sama Allah
ditunda dan diberikannya nanti, sama seperti cerita anak usia 7 tahun yang
orang tuanya kaya raya tadi, ketika dia meminta motor ninja di usianya masih 7
tahun kan tidak diberi meskipun pada dasarnya orang tuanya mampu membelikannya
bahkan 50, karena dia belum butuh akhirnya ditunda dulu, bisa jadi nanti
dibelikannya motor ninja Ketika anak usia 7 tahun ini sudah usia dewasa, sampai
sini faham anak-anak?”, “faham buu”.
Mengenalkan dengan Allah (tauhid)
adalah pondasi pertama yang harus kita kokohkan, baik dari anak sejak lahir
sampai dewasa, ketika dia mengenal pencipta-Nya dia bukan hanya mengenal
dirinya, tapi dia juga akan mengenal makhluk lainnya dan tujuan hidupnya. Because,
when we have Allah, we have everyting.
Tidak semua
kebiasaan itu baik. Tapi, setiap kebaikan harus dibiasakan
Wajak,
02 April 2023
.png)