Sabtu, 01 April 2023

 

DOA

Oleh: Andini Fauzia Abadia

Kegiatan sehari-hari Bu Salsa adalah membersamai anak-anak dalam belajar, baik itu pembelajaran formal (umum) ataupun non formal (mengaji), tepatnya pada Jum`at, 31 Maret 2023 M atau juga 9 Ramadhan 1444 H yang mana meskipun bulan Ramadhan kegiatan belajar mengajar masih tetap dilaksanakan dengan efektif, kebetulan hari ini Bu salsa dan anak-anak belajar tentang materi Fiqih pada bab sholat Tahajjud, kelas yang di damping Bu Salsa dengan intens sebutlah kelas 4 A, “bertemu dan membersamai mereka adalah kesempatan yang tak akan mungkin dapat Bu salsa lupa”, tutur Bu Salsa

Lanjut, singkat cerita Bu Salsa menjelaskan materi “Nah, mangkanya anak-anak kita harus membiasakan diri untuk melakukan setiap hal-hal yang baik misalnya yang sedang kita pelajari hari ini yaitu perihal sholat Tahajjud, ibaratkan wifi saja ya anak-anak kalau malam malam semakin lancar apa semakin macet??” anak- anak pun kemudian menjawab “semakin lancar Buu”, Bu Salsa menyahut kembali “kira-kira ada yang bisa menjawab tidak kenapa semakin malam justru jaringan wifi semakin lancar? Hayoo siapa yang bisa jawab” beberapa anak pun langsung menjawab dengan jawaban yang sama, yang intinya “karena jarang yang memakai bu, kan orang-orang pada tidur”. Bu Salsa memberikan respon balik “Wah, MasyaAllah jawaban yang benar sekali, nahh mangkanya anak-anak sama dengan sholat Tahajjud”, “loh kok bisa bu” sahut anak anak, sekarang Bu Salsa tanya “Sholat Tahajjud dikerjakannya kapan?” beberapa anak menjawab“dimalam hari bu”, “nah, sama seperti wifi tadi anak anak, sholat tahajud itu kan berat hanya anak-anak pilihan dan hebat yang bisa melakukannya, ibarat wifi sedikit yang menggunakan akan semakin lancar dan cepat, sholat Tahajjud juga iya sama, sedikit yang melakukan justru akan semakin cepat tersampaikan,”, Bu Salsa mencoba berinteraksi dengan anak-anak kembali ”sampai kepada siapa anak anak?” anak-anak menjawab “Allah”, “Betullll, hanya Allah yang bisa mengabulkan do akita mangkanya kalau kita butuh apa-apa minta aja sama Allah pasti dikabulkan, Faham anak-anak?”, anak-anak menjawab dengan penuh semangat” fahamm buuu”.

Setelah pembahasan selesai Bu Salsa menanyakan “apakah ada pertanyaan anak-anak?”, ada salah satu siswa yang menjawab “ada bu”, dengan mengangkat tangannya. “Ayo silahkan Raka apa yang mau Raka tanyakan”, kemudian Raka menyahut dan menyampaikan pertanyaannya “Bu tadi kan ibu bilang, setiap apa yang kita minta lewat doa pasti Allah kabulkan apalagi kalau kita memintanya dalam sholat Tahajjud, laa aku pernah meminta mobil Pajero kok ga dikabulkan Bu sama Allah, hayoooo”, Bu Salsa dengan tersenyum dan mengatakan “pertanyaan yang hebat, teman-teman yang lain ada yang bisa bantu jawab, kenapaa kira-kira?” “boten bu”, Bu Salsa pun kemudian bertanya “anak-anak ada yang membawa Al-Qur`an?” rata-rata anak anak menjawab “saya bawa bu, saya bawa”, “Baiklah anak-anak silahkan dibuka surah Al-Baqarah ayat 186  yang berbunyi:”

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya: Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

anak-anak pun serentak membaca bersama, yang tidak membawa Al-Qur`an bergabung dengan yang membawa, selanjutnya Bu Salsa menerangkan “anak-anak dari Al-Qur`an yang sudah kita baca bersama dengan terjemahnya tadi bis akita simpulkan Allah itu dekat sekali dengan kita, hanya kita aja yang sering tidak mau mendekat, Allah juga mengatakan, siapa yang meminta kepadanya pasti diberi dan pasti dikabulkan”, Siska pun kemudian menyahut “Bu, saya loh pernah minta dan doa sama Allah tapii nggak dikabulkan i sama Allah sampai sekarang, mangkanya saya males berdoa”, Bu Salsa memberikan feed back kepasa Siska “Memangnya Siska minta apa sama Allah?” Siska menjawab “Siska pernah minta pengen es cream, terus juga pernah doa pengen mobil mewah sama rumah yang ada kolam renangnya, biar bisa renang setiap hari”, Bu Salsa tersenyum lebar tidak menyangka anak-nya memiliki pemikiran yang tinggi, setelah itu Bu Salsa menjelaskan kembali maksud dari Allah itu maha mengabulkan permintaan hamba-Nya

             “Baiklah, apakah Bu Salsa boleh bercerita kembali” anak-anak kompak menjawab “boleh bu”, “Jadi anak-anak, anak-anak harus faham kalau cara Allah mengabulkan doa itu tidak hanya satu, misalnya minta langsung dikabulkan, memangnya kita tau  mana yang terbaik buat kita? Memangnya kita tau hidup kita kedepannya akan seperti apa?, tentu tidak bukan?, Allah itu jauh lebih mengenal kita daripada diri kita sendiri dan Allah pula yang lebih tau mana yang terbaik untuk kita, coba perhatikan Bu Salsa akan coba menjelaskan cara Allah dalam mengabulkan doa/ mengabulkan permintaan kita, diantaranya:

1. Kalau yang kita minta baik, doa kita baik dalam artian baik untuk dunia dan akhirat kita pasti langsung Allah kabulkan

2.  Kalau itu tidak baik buat kita pastis ama Allah diganti dengan yang lebih baik dari yang kita pinta

3. Di selamatkan dari musibah. Misalnya, kita harusnya hari ini mendapatkan musibah, kecelakaan contohnya, karena kita sudah berdoa, dan berdoa bagian ibadah kepada-Nya, akhirnya Allah beri kita keselamatan tidak jadi kecelakaan.

4. Do a kita disimpan oleh Allah dan diberikan kelak di akhirat.

“Jadi anak anak, intinya tidak ada yang sia-sia dalam berdoa, kalau tidak dikabulkan sekarang, bisa jadi nanti, esok ataupun kelak diakhirat, karena janji Allah itu pasti dan tidak mungkin diingkari”, anak anak mendengarkan dengan seksama, “Bu Salsa ada cerita satu lagi, misalkan ada anak usia 7 tahun, melihat orang lewat menggunakan motor ninja,  dia mengatakan pada ibunya sambal menangis-nangis bahkan sampai gulung-gulung dan melempar barang-barang yang ada disekelilingnya, kebetulan ibunya juga orang terkaya se-kota Malang misalnya, kira-kira meskipun orang tuanya kaya raya mampu beli motor ninja bahkan 50, dituruti nggak anak kecil yang usia 7 tahun tadi minta motor?, anak-anak sontak menjawab “tidak bu”, “naahhhhh, sama seperti itu juga doa, terkadang bukan Allah tidak mau memberi tapi karena kita belum membutuhkannya, sama Allah ditunda dan diberikannya nanti, sama seperti cerita anak usia 7 tahun yang orang tuanya kaya raya tadi, ketika dia meminta motor ninja di usianya masih 7 tahun kan tidak diberi meskipun pada dasarnya orang tuanya mampu membelikannya bahkan 50, karena dia belum butuh akhirnya ditunda dulu, bisa jadi nanti dibelikannya motor ninja Ketika anak usia 7 tahun ini sudah usia dewasa, sampai sini faham anak-anak?”, “faham buu”.

Mengenalkan dengan Allah (tauhid) adalah pondasi pertama yang harus kita kokohkan, baik dari anak sejak lahir sampai dewasa, ketika dia mengenal pencipta-Nya dia bukan hanya mengenal dirinya, tapi dia juga akan mengenal makhluk lainnya dan tujuan hidupnya. Because, when we have Allah, we have everyting.

 

Tidak semua kebiasaan itu baik. Tapi, setiap kebaikan harus dibiasakan

Wajak, 02 April 2023

 

Senin, 18 April 2022

Kuliah itu penting ga sihhh??

 

Kamis, 14 April 2022

SMK Diponegoro Tumpang // Nongkrong Bareng Alumni Semkadip // Career Day

Kuliah itu penting ga sihhh??

Oleh: Andini Fauzia Abadia

SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) identik dengan lulus langsung bekerja, kira kira gimana nih kalau anak SMK melanjutkan ke pendidikan selanjutnya? Bisa ga sih? atau kuliah sambil kerja misalnya? Penasaran? Yuks simak tulisan singkat dibawah iniii

Apa kabar hati ini???

Eh hati, maksudnya Hari iniii… Sebelum melakukan aktivitas apapun pastikan hatinya baik-baik saja agar semua terlaksana sebagaimana mestinya xixi…

Udah disemangatin ayang belum?, udah atau belum disemangatin ayang hidup adalah hidupmu jangan biarkan orang lain menjadi kendali atas dirimuuu ^^, tentunya kalau ada ayang pasti lebih semangat dong xixi

Quote awal yang mau penulis sampaikan adalah “Gagal Merencanakan = Merencanakan Kegagalan”, temen-temen semua udah pada merencanakan belum nih setelah lulus mau ngapain?? Kuliah?? Kerja?? Atau Menikah?? (eitss coba dijawab dalam hati yaa) kalau penulis pribadi sih berasumsi “Kalau bisa memilih/ melakukan dua atau tiga hal bersamaan kenapa milih satu”, pastinya juga ada yang lebih memilih untuk fokus satu pekerjaan, selesai satu baru mengerjakan yang lain, boleh-boleh saja, kuliah saja? boleh, kerja saja? boleh, menikah saja boleh? Menikah, kuliah dan bekerja?? Beloh dong yang gaboleh adalah “Membanding-bandingkan proses hidup kita dengan orang lain”. Setuju??

Melanjutkan pendidikan/ Kuliah itu penting ga sihh??

Kesadaran masyarakat era 20 mengenai pendidikan sekarang mulai meningkat, sekolah/ pendidikan sudah dijadikan sebagai kebutuhan sehingga jarang sekali anak seusia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Kebanyakan anak yang memilih Sekolah Menengah Atas (SMA) sedari awal sudah merencanakan akan melanjutkan pendidikan kejenjang perkuliahan, beda dengan anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sedari awal sudah merencanakan lulus langsung bekerja, tentu ada juga yang ingin mendalami lagi jurusannya, ada juga yang masuk SMK merencanakan lulus langsung bekerja ditengah perjalanan beralih haluan ingin kuliah, baik kuliah saja atau kuliah sambil bekerja.

Pertanyaan ini hampir sama dengan pertanyaan-pertanyaan kita ketika dijenjang sebelumnya Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD/Sederajat), SD ke Sekolah Menengah Pertama (SMP/Sederajat), SMP ke Sekolah Menengah Atas (SMA/Sederajat), SMA ke Perguruan Tinggi.

Sudah dapat sedikit jawaban tentunya dari sedikit ulasan diatas mengenai Melanjutkan pendidikan/ kuliah pentig atau enggak, singkatnya tentu melanjutkan pendidikan penting dong, kalau ga penting gimana bisa kita sudah ditahap pendidikan SMK/ Sederajat seperti sekarang ini.

Kenapa kuliah penting?

  1. Bukan pengetahuan namun kerangka berfikir.

Kita mulai dari “Pengetahuan” berbicara soal pengetahuan di era sekarang ini pastinya mudah banget dong kita dapat suatu pengetahuan, dapat sebuah informasi atau sebuah sumber. Contoh sederhana google, kita buka google mau mencari informasi apapun sudah tersedia, kecuali ayang keknya ga ada^^, atau barangkali ada yang menemukan ayang nya di google, boleh testimoni dong wkwk. Kembali lagi jadii kalau pengetahuan mudah didapat kuliah itu penting ga sihh??

Kuliah bukan sekedar pengetahuan namun kerangka berfikir ibarat ketika hendak membangun sebuah rumah, pastinya kita/ sang pembangun harus memiliki kerangka/ pola/ gambaran mau dibangun seperti apa rumah ini, kamar tidur nya berapa, kamar mandi nya berapa, pintu dan jendelanya berjumlah berapa. Sama guys seperti Kuliah kerangka berfikir itu perlu, dengan kuliah kita mendapat gambaran, mendapat arahan sehingga terbentuk tujuan dan hasil yang jelas.

  1. Mindset (merubah pola pikir)

Selanjutnya, Mindset (pola pikir), pendidikan dapat merubah pola pikir loh, bener gasihhh??, contoh sederhana beberapa tahun lalu, atau zaman orang tua kita deh, masih melekat banget asumsi mengenai “Ngapain sih sekolah tinggi-tinggi ujung-ujungnya didapur”  apalagi didaerah pedesaan asumsi ini melekat sekali terlebih kepada kaum hawa (perempuan), perlahan pemikiran ini mulai tergeser dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang menyetujui/ berupaya yang terbaik agar anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Diperkuliahan juga kita akan bertemu dengan macam-macam orang dengan karakter, sifat, suku, asal yang berbeda-beda yang tentunya dapat membuka pemikiran kita agar tidak kaku, tertutup dan berpemikiran pendek.

  1. Perubahan sosial

Individu-individu yang baik, tertata, berpemikiran luas akan membentuk suatu lingkungan yang baik pula, bukan tentang merubah lingkungan dulu namun juga merubah masing-masing pribadi sehingga dapat membentuk suatu lingkungan sosial yang dibaik.

Agar kuliah tidak sia-sia

  1. Purpose (tujuan)

Menentukan tujuan akhir yang ingin dicapai dari kuliah tersebut, setelah lulus aku mau ngapain sih? apa yang harus aku peroleh ketika aku sedang kuliah? Apa saja yang akan aku ikuti? Berorganisasi atau tidak? Dan hal-hal lain yang temen-temen ingin dapatkan misalnya, tentukan goal nya bikin perencanaannya dan tetep semangat tentunya.

  1. Pilih jurusan yang tepat

Berapa banyak lulusan sarjana yang mengatakan bahwa ia telah salah mengambil jurusan, bahkan yang sedang menempuh perkuliahan juga ada yang mengatakan salah jurusan, sudah jalan semester 3,4,5,6 dan seterusnya, oke mungkin bagi orang zaman kemarin boleh deh salah jurusan, namun bagi kita sekarang kalau bisa jangan sampai ya guys, karena kalau orang zaman kemarin sulit mencari informasi, beda sama kita sekarang yang mudah banget menemukan informasi, jadi sebelum memilih jurusan cari tau dulu guys hoby dan kecenderungan temen-temen kemana.

  1. Networking (jaringan)

Networking ini juga termasuk bagian penting temen-temen ketika kita sedang menempuh study/ perkuliahan, kenapa?? Ada yang tauu?? Atau lebih tau?? Hehe.. Jadi networking ini memudahkan kita menemukan dan menyebar informasi, atau bahkan kalau jualan promosi hehe dan masih banyak lagi tentunya. Jadi temen-temen yang sedang atau akan melanjutkan study usahakan menjadi orang yang terbuka ya karena akan mempermudah kita bertukar fikiran dan menemukan banyak hal baru lainnya.

  1. Skills (Keterampilan)

Nah ini juga ga kalah penting nih temen-temen dengan skils/ ketrampilan yang kita punya, baik perusaahan/ lembaga akan lebih memprioritaskan kita, misal nih guru Agama yang meliki notaben Bahasa Inggris, atau Guru bahasa Inggris yang bisa mengaplikasikan media pembelajaran ini contoh di dunia pendidikan guys, kalau didunia perusahaan juga selain melihat title pasti mengutamakan skills. Jadi apa nih keahlian temen-temen??

  1. Stay up to date

Stay up to date dengan informasi terkini dengan mengikuti berbagai sumber yang diperlukan, memanfaatkan sosial media, jadi Instagram, Facebook, Youtube bisa kita jadikan sumbernya.

Sedikit mengenai alur dan macam Universitas secara garis besar

 

Kalau sudah kuliah penting ga sih berorganisasi

Sebagaian mahasiswa masih menganggap bahwa organisasi merupakan bagian yang tidak penting, oke tidak apa-apa karena setiap pendapat boleh banget berbeda, tapi guys coba deh buat temen-temen yang merasa ga pentig sekali aja ikut organisasi, kweren asluii

Beberapa hal yang bisa kamu dapat ketika berorganisasi:

1.      Pengalaman kepemimpinan

2.      Pengalaman menyusun dan dan mengatur prioritas

3.      Pengalaman menjalin relasi (Networking)

4.      Pengalaman belajar memecahkan masalah

5.      Pengalaman belajar dengan langsung praktik

Pengalaman penulis pribadi dalam berorganisasi yang paling diinget ada nih guys, penulis kuliah di kampus berbasis Islam nih temen-temen tepatnya di STAIMA Al-Hikam Malang, suatu waktu ada kegiatan study banding Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Merdeka Malang (UNMER), dari banyak hal yang kami bicarakan, ada satu yang paling teringat, kalau dikampus kami menjadi Menteri Agama adalah suatu hal yang biasa, bisa jadi rebutan hehe, karena program kerja dari Kementrian Keagamaan tentunya sudah familiar, terkait peringatan/ kegiatan hari besar islam, beda nih guys dengan Universitas Merdeka malang yang notabennya umum, malah berebut tidak mau menjadi Menteri Agama, temen-temen tau kenapa?? Karena yang dibawahi oleh Menteri Keagaman adalah dari berbagai macam agama, seperti Islam, Hindu, Budha, Katholik, Protestan dan lain sebagainyaa, alasan mereka cukup elok, bayangkan jika Menteri Agamanya beragama Kristen misalnya, progra kerja nya juga harus melibatkan semua agama dong. Meskipun mereka sudah punya alternatif untuk menteri agama diambil per tiap agama, tentunya masih juga sulit yaa^^.

 

Itusih sedikit tulisan yang ingin penulis bagi kali ini.

Intinya mau ngapain aja setelah lulus mau Kuliah, Kerja, atau Menikah, kuliah sambil kerja, kuliah sudah menikah, itu gapapa temen-temen yang penting jangan berhenti berproses kapanpun dan dimanapun.

Trimakasih sudah meluangkan waktu untuk mampir, sampai jumpa di tulisan selanjutnya..

 

 

 

 

 

 

Selasa, 10 November 2020

Cerpen Antara Bahagia dan Kecewa

 (Ditengah perjalanan menuju pulang dari malang kota menuju malang kabupaten, ada drama yang luarbiasa,


tiba tiba air hujan turun dengan sangat deras yang mengharuskan aku berteduh untuk memakai jas hujan, dengan hujan yang sangat lebat dan petir menyambar keras aku memutuskan untuk berhenti menunggu hujan lebih reda lagi, Tiba-tiba adaa seorang laki laki datang mengenakan kemeja hitam dengan mengendari motor berhenti di sebelahku, mengeluarkan jas hujan dengan wajah cemas dan memberikannya kepadaku

👱‍♂️ : Mangkanya kutunggu dari tadi kamu belum sampai ternyata kamu masih disini, untung saja ibu menyuruhku menjemput mu kalau tidak kasihan kamu disini, kamu ga bawa jas hujan? 

🧕: (aku dengan bingung, berfikir ini siapa ya, perasaan aku tidak ada janji dengan siapapun) ,

 bawa saya bawa jas hujan 

👱‍♂️ : kalau ga bawa bilang aja pakai inii, kenapa tadi ga bilang ibuku kalau kamu kehujanan disini kan bisa dijemput

🧕 : (aku hanya senyum sambil berfikir, aku tadi ngantuk apa gimana sih ini) 

👱‍♂️ : eh bentar inii bener dek Dini kan? 

🧕: Iya saya dini, mas siapa ya saya kok ndak tau

👱‍♂️ : Loh aku A****, kamu sudah ditunggu di (salah satu tempat makan) sama ibu dan keluargaku, 

Loh ngomong-ngomong ibumu kemana? 

🧕: (Aku semakin bingung) 

(Tiba-tiba ada mobil datang dan memanggil mas A*** kamu dari mana saja, kok lama sekali) 

👱‍♂️ : (Dengan gelagap yang tergopoh gopoh masnya pun mengatakan) 

Maaf ya mbak ternyata saya salah orang, hari ini saya mau ditunangkan namun kami sama sama berasal dari pesantren jadi kami belum saling kenal, dan baru hari ini mau bertemu kebetulan namanya juga sama _*Dini*_ maaf sangat mbak🙏😅

(Dan salah seorang didalam mobil pun ada yang menyahut) 

_"Mohon maaf sangat ya mbak membuat mbak nya bingung kami pamit melanjutkan perjalanan ya mba🙏🙏"_ 


Oh jadi critanya salah orang kukira beneran tapi dalam mimpi😅

  DOA Oleh: Andini Fauzia Abadia Kegiatan sehari-hari Bu Salsa adalah membersamai anak-anak dalam belajar, baik itu pembelajaran formal ...